Anda memiliki petempur dari Eropa di Aleppo bersama front al-Nusra?

Sangat, sangat, sangat banyak!

Seberapa banyak?

Banyak sekali.

Apa pendapat Anda mengenai gencatan senjata?

Kami tak mengakui gencatan senjata. Kami akan memecah kelompok kami. Dalam beberapa hari ke depan, kami akan melancarkan serangan luar biasa kepada rezim. Kami telah mengumpulkan kembali kekuatan di semua provinsi; Homs, Aleppo, Idlib dan Hama.

Anda tidak ingin ada 40 truk membawa bantuan  ke bagian timur Aleppo?

Pernyataan kami: Selama tentara rezim berada di Castello Road, al-Malah dan wilayah utara, kami tak akan mengijinkan truk-truk itu masuk. Rezim harus menarik semua tentara dari Aleppo, baru kami ijinkan truk itu masuk. Jika truk-truk itu menyelinap masuk, kami akan menangkap supirnya.

Mengapa sebagian dari kelompok Anda mundur hingga 500m – 1km dari Castello Road?

Rezim menggunakan senjata yang cukup canggih. Kami mengalami sedikit kesulitan. Untuk itu, kami mundur diam-diam untuk memulihkan diri dan menyerang saat kami bisa. Namun serangan dadakan ini telah membuat tentara rezim kalah.

Apakah ini tipuan, atau taktik militer?

Ya, itu adalah taktik militer.

Bukankah salah satu tujuan taktik militer adalah kelestarian sumber makanan dan pendistribusian petempur?

Kami tak setuju dengan gencatan senjata.

Apakah hal ini hanya berlaku pada front al-Nusra atau juga kelompok lain, sekutu yang lain?

Ini berlaku bagi kelompok kami yang juga termasuk sekutu kami.

Bagaimana dengan Islamic Front dan Jaysh al-Islam?

Mereka semua bersama kami. Kami-lah front al-Nusra. Sebuah kelompok dibuat lalu menamakan diri Jaysh al-Islam atau Fateh al-Sham. Setiap kelompok memiliki namanya masing-masing, namun keyakinan kami sama. Nama umumnya adalah front al-Nusra. Setiap kelompok punya 2.000 petempur. Lalu mereka membentuk grup baru dan menamakannya Ahrar al-Sham, saudara kami yang memiliki keyakinan, pikiran dan tujuan yang sama dengan front al-Nusra.

Apakah ini pendapat Anda pribadi atau mewakili level yang lebih tinggi?

Ini pendapat umum di sini. Saat seseorang datang padamu dan hendak menjadikanmu pemberontak ‘moderat’ dan menawarimu makan dan minum, kamu akan menerimanya kan?

Sejauh ini, lebih dari 450.000 orang telah terbunuh. Aku pernah berada di Aleppo dan Homs. Banyak bagian kota itu yang hancur. Jika perang terus berlanjut, seluruh negeri akan hancur. Jutaan akan mati.. Di Jerman, kami pernah menjalani perang 30 tahun..

Kami baru 5 tahun berperang, masih sangat sebentar!

Apakah Anda akan menerima seseorang dari rezim Assad di pemerintahan transisi?

Kami tak akan menerima siapapun dari Assad atau Free Syrian Army, karena mereka moderat. Tujuan kami adalah menjatuhkan rezim, dan pembentukan negara Islam berdasar syariat Islam.

Ada Mohammad Aloush (pimpinan Jaysh al-Islam) yang pergi bernegosiasi ke Jenewa, mereka menyatakan akan menerima pemerintahan  transisi.

Mereka ini tentara bayaran Syria. Aloush berperang dengan front al-Nusra. Kelompok ini, yang dibentuk Turki dan lalu berubah menjadi FSA, dulu berada di pihak front al-Nusra. Mereka ini orang-orang lemah, jika mendapat banyak uang, mereka akan menjual diri. Mereka harus menjalankan perintah pendukungnya.

Jaysh al-Islam dan Islamic Front juga bernegosiasi di Jenewa.

Karena pemimpin mereka dibuat oleh Barat. Mereka dibayar untuk itu, jadi mereka menjalankan tujuan agen intelijen Barat dan negara Teluk. Kami di sini berada di barisan pengamatan paling depan, di Sheikh Said. Wilayah ini berada dalam penguasaan kami. Di belakang rumah-rumah itu dan di al-Majbal, di situ ada tentara rezim. Tentara kami berkumpul 200 meter dari sini.

Jürgen Todenhöfer
http://www.ksta.de/24802176